Inilah Beberapa Hal yang Bisa Menyebabkan Gusi Bengkak

menyebabkan gusi bengkak
sumber: bukumedis

Bagi mereka yang sudah pernah merasakan gusi bengkak pasti tahu betul betapa sakit dan tidak nyamannya saat hal tersebut terjadi. Gusi yang bengkak biasanya disertai dengan bau mulut atau/atau perdarahan, tapi bisa juga tidak. Gusi bengkak adalah salah satu gejala dari gingivitis kronis atau peradangan gusi kronis. Dengan melakukan pengecekan dan pengobatan gusi bengkak sedini mungkin dapat mencegah kondisi lain yang lebih parah misalnya periodontitis. Periondotitis adalah infeksi gusi yang merusak jaringan lunak dan dapat menghancurkan gigi Anda. Dikutip dari Kompas, berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan gusi bengkak.

Hal yang Bisa Menyebabkan Gusi Bengkak

1. Perbaikan Gigi dengan Cara yang Salah

Merawat gigi dengan cara salah juga bisa menyebabkan gusi bengkak. Barisan gigi yang sudah merenggang akibat faktor usia dan ditangani dengan cara yang salah, dapat memudahkan sisa-sisa makanan terjebak di sela-sela gigi. Sangat sering terjadi sisa-sisa makanan yang sudah terjebak tersebut sulit dibersihkan sehingga lama-kelamaan dapat menyebabkan infeksi. Penggunaan gigi palsu yang tidak pas dan sesuai juga dapat membuat jaringan gusi iritasi, sehingga akan menyebabkan luka atau bengkak.

Baca Juga : Ingin Memiliki Gigi Putih Berkilau? Sering-Seringlah Mengonsumsi Jenis Makanan Ini!

2. Obat-obatan Tertentu

Jika Anda merasa sudah sangat baik dalam merawat dan menjaga kesehatan gigi, tapi masih saja mengalami masalah gusi yang bengkak, maka sudah saatnya bagi Anda untuk mencurigai obat-obatan yang Anda konsumsi. Pada kenyataannya, terdapat beberapa jenis obat tertentu seperti obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah tinggi dapat membuat pertumbuhan berlebih dari jaringan gusi yang terlihat seperti bengkak.

3. Plak dan Tartar

Ini adakah penyebab paling umum pembengkakan gusi. Plak adalah lapisan tidak terlihat pada gigi dan gusi yang terbentuk oleh bakteri di mulut. Masalah plak tersebut biasanya timbul ketika gigi tidak dibersihkan secara rutin sehingga menimbulkan zat berwarna kekuningan pada permukaan gigi. Plak dapat dihilangkan dengan menyikat gigi karena konsistensinya yang lunak. Plak pada gigi tidak semata hanya menyebabkan gigi berlubang saja, tetapi juga bisa menyebabkan infeksi pada gusi. Plak yang menumpuk dapat masuk ke dalam gusi dan menyebabkan peradangan.

Sedangkan tartar terbentuk dari plak yang sudah mengeras dan juga dikenal dengan sebutan dental kalkulus atau karang gigi. Biasanya, plak akan berubah menjadi tartar dalam kurun waktu 10 hari. Tempat munculnya tartar pada umumnya berada di antara celah gigi dan gusi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi, sehingga pembentukannya cenderung tidak terkontrol dan hanya bisa dibersihkan oleh dokter gigi.